Tags

~jam laptop menunjukan 11.32. huwahhh. belum belajar mekanika fluida buat kuis besok. d’oh. Anyway, gue belom cerita salah satu film dengan tema menarik yang gue tonton kemaren. Hachiko : A Dog’s Tale (2009).

**Tulisan ini akan mengandung SPOILER**.

Kisah nyata tentang ikatan seekor anjing dengan masternya. Anjing yang memang dikenal dengan loyalitas atau kesetiaan pada majikannya, digambarkan dengan sangat mengahrukan disini.

Hachi, seekor anjing akita yang konon menjadi hewan pertama yang bekerja sama dengan manusia, ditemukan oleh seorang professor sebuah perguruan tinggi di stasiun. Nama Hachi sendiri diambil dari kalung yang dipakai anjing itu, dan merupakan angka 8 dalam bahasa Jepang, angka keberuntungan. hachi dan sang professor pun menjalani kehidupan dengan akrab (halah). Setiap hari si anjing selalu mengantarkan professor berangkat kerja ke stasiun dan menunggunya pulang. Suatu hari, sang professor terkena serangan jantung dan meninggal. Tapi Hachi tetap kembali dan menunggu di depan stasiun, berharap sang professor membuka pintu platform setelah pulang kerja. Hachi tetap menunggu disana selama 9 tahun sampai meninggal.

Film yang diambil dari kisah nyata ini adalah salah satu film tentang anjing terbaik. Biasanya, gue ga suka nonton film tentang binatang macem Air Bud, dsb. It’s kind of animal exploitation. Haha. Tapi gue sangat terharu melihat film ini. Jika pernah mempertanyakan arti takdir, cinta, dan kesetiaan, Hachi menunjukannya. Dan ternyata kisah sang Hachi ini membuat penduduk kota tempat Hachi berada tergerak. Mereka menyayangi dan memandang tinggi kesetiaan Hachi. Bahkan sekarang terdapat patung Hachi di stasiun Shibuya.

Hmm.

P.S. : anjing tuh bisa ngerasain kalo tuannya mau meninggal ya? Hachi did the ball fetching for the first time and the last time.