Tags

,

SRIKANDI. Hampir setiap orang Indonesia pasti akan membayangkan sosok serupa kalau mendengar satu nama ini disebut. Sesosok ksatria wanita dalam pewayangan, memiliki senjata panah, kuat dan pemberani namun anggun dan cantik. Okelah bukan pikiran semua orang Indonesia. Gue ngaku itu yang ada dalam pikiran gue. Tapi tiba-tiba tadi sore gue pikiran gue agak sedikit menyimpang.

Dalam obrolan santai bersama seorang kawan, tiba-tiba gue menyeletuk kalau seorang Srikandi memiliki kelainan sexual. Pikiran bawah sadar gue menyampaikan informasi yang entah kapan gue dapet dan telah tersimpan begitu lama (halah!!). Tapi yang pasti, gue merasa pernah membaca di suatu tempat bahwa sang ksatria wanita ini juga seorang pria. Hmmm. Apakah benar? Om google dan tante wiki menjawabnya malam ini. an jawabannya adalah : BENAR. Huwawww!!!

Eits,, itu dalam cerita Mahabarata.

Hmm. Sebenernya gue agak bingung sama cerita tentang jenis kelaminnya dalam kisah Mahabarata ini. Ada kejanggalan yang masih menyisakan lubang pertanyaan di otak gue. Tapi whatever lah. Toh gue lebih mencerna kisah sang Srikandi dalam pewayangan Jawa. Srikandi adalah anak yang dilahirkan secara normal (berbeda dengan kakak2nya yang dilahirkan dari pemujaan). Dan Srikandi adalh seorang wanita yang mampu menjadi suri tauladan para prajurit. Seorang wanita tangguh yang mampu menjadi senapati Pandawa dalam perang Bharatayuddha dan berhasil membunuh Bisma dengan panah Hrusangkali. Suatu cerita yang menegaskan bayangan ksatria wanita berpanah di otak gue.

Dan itulah Srikandi. Seorang ksatria putri yang menegaskan bahwa wanita dapat juga menjadi seorang pejuang. Seorang pejuang tangguh. Dan dalam hidup gue, banyak wanita tangguh yang membuat gue bangga dengan mereka. Dan itulah wanita Indonesia.🙂

sumber cerita : http://id.wikipedia.org/wiki/Srikandi