Tags

,

Salah satu hal yang patut disyukuri saat kuliah di ITB adalah ITB merupakan miniatur dari Indonesia. Gue bisa bertemu banyak orang dari berbagai tempat, dan tak ketinggalan budayanya. Dan malam ini gue baru saja menghadiri Malam Kebudayaan Melayu.

Melayu. Sebuah budaya yang sebenarnya telah menjadi gen kita. Yahh, dari pelajaran sejarah orang Indonesia kan emang keturunan Melayu. Jadi dengan sadar ataupun tidak sadar, kita bisa mengenali dan menikmati budaya Melayu ini. Akui saja. Haha. Toh, dipikiran gue, budaya Melayu adalah budaya yang sangat santun. Entah kenapa yang ada di otak gue adalah kesantunan Siti Nurhalizah. Halah!!

Malam ini Unit Kebudayaan Melayu Riau (UKMR) menyajikan suatu drama dari kisang Hang Tuah, Titik Dengki Dalam Belanga Cinta dan Kuasa. Wuihh!!! Mantap men judulnya. Hehe. Dan menurut gue, UKMR menyajikan sajian yang sangat menarik. Diselingi tarian berkostum cerah ala melayu dengan lagu yang meliuk-liuk. Wuihh. OK lahh.

Dan gue semakin sadar, semakin gue membuka mata, semakin banyak yang gue liat, semakin cinta gue sama Indonesia. Hohoho. Indonesia dan ITB dengan berbagai macam budaya emang ga bakalan mati lah. Nusantara Jaya. ;)\

P.S : makasih sama septa buat souvenirnya. hehe