Tags

, ,

Sebuah tulisan seorang senior (dari jurusan lain) sempat membuat saya berpikir dalam-dalam. Sebuah tulisan untuk mengingatkan saya dan semua panitia Pagelaran Seni Budaya bahwa PSB sebentar lagi. Sebuah tulisan yang mengingatkan bahwa kita yang berbeda jurusan sudah bersombong untuk rela mengemban amanah ini, dan sudah sepatutnya melaksanakan dengan baik. Sebuah pengingat bahwa Senin tanggal 10 Mei nanti bukan lagi Senin PSB, tapi Senin biasa, Senin UAS atau bahkan Senin milik kepanitiaan lain.

Kalimat terakhir inilah yang membuat saya termenung. Ya. Saya ternyata lupa akan hal ini. Saya terlena akan kegiatan ini itu yang bertumpuk. Bukan hanya untuk PSB, tapi juga kepanitiaan lain.

Awalnya, PSB adalah suatu ekspektasi yang besar. Itu menurut saya. Suatu yang lebih menarik dan megah ala budaya-budaya Indonesia. Saat ITB dimeriahkan oleh warna-warna berbeda dibawah suatu kesatuan sang Garuda, Bhinneka Tunggal Ika. Ekspektasi ini masih saya genggam. Dan saya yakin, bagaimanapun acaranya besok, saya tetap menganggap PSB-ITB 2010 adalah sesuatu yang megah. Semegah Merah Putih yang berkibar meneduhi warna berbeda milik Indonesia.

Datang dan saksikan!! Sabtu, 8 Mei 2010. Pagelaran Seni Budaya ITB.