Tags

,

“APAKAH KAU SEORANG ANAK BERBAKAT YANG MENCARI KESEMPATAN ISTIMEWA?”

Ketika iklan tersebut muncul di surat kabar, ratusan anak berbondong-bondong mengikuti beberapa tes yang misterius dan menguras otak. Tetapi pada akhirnya, hanya empat anak istimewa yang lolos. Mereka bekerja sama dalam misi berbahaya yang hanya bisa diselesaikan oleh anak-anak paling cerdas dan paling kreatif.

Misi yang dimotori oleh seorang genius bernama Mr. Benedict.

Mereka harus menyusup ke dalam Learning Institute for the Very Enlightened, dan membongkar konspirasi jahat yang akan mengacaukan dunia.

Itu adalah cerita singkat dari cover belakang buku yang baru gue baca : The Mysterious Benedict Society by Trenton Lee Stewart. Dari sinopsis yang merupakan kombinasi dari kepintaran anak-anak, perkumpulan rahasia, dan teori konspirasi (plus cover yang cukup menarik) membuat gue tertarik untuk membelinya.

Tapi begitu gue memulai membaca, ada sedikit keraguan bahwa ini bukan genre yang biasa gue suka. Ceritanya bener-bener fiktif. Okeh, ini emang novel fiktif, tapi bahkan novel fantasy yang jelas-jelas fiktif pun masih bisa menimbulkan sedikit harapan bahwa cerita itu nyata. Tapi buku ini gak. Buku ini benar-benar buku cerita fiksi anak-anak.

Jangan harapkan konspirasi ala Dan Brown (yaiyalah). Konspirasinya bikin gue teringat konspirasi penjahat-penjahat yang jadi lawan Power Rangers dan semacamnya. Tapi karena udah terlanjur beli, jadi ya harus dinikmati. Dan, sebenernya emang bisa dinikmati sih. Sebagai bacaan santai yang cukup dibaca sebagai selingan.😀

Selanjutnya mungkin gue akan membicarakan Percy Jackson (yang baru saja keluar buku ke5nya) dan Kane Chronicles yang keduanya dibikin sama Rick Riordan. Just wait