Tags

,

Seperti biasa, kegiatan sehari-hari yang sudah tak bisa ditinggalkan adalah browsing dashboard tumblr. Selalu ada hal yang menarik yang bisa membuat tersenyum, ketawa, ngerasa krik krik, bahkan terinspirasi. Dan sebuah gambar yang dipost oleh beingindonesia, membuatku berpikir.

Dasar anak-anak, mainan dan hal sederhana pun bisa jadi seru di tangan mereka. Kangen masa-masa itu.

Huwahh, iya juga ya. Dan masa-masa itu benar-benar kembali ke dalam benakku. Masa dimana benda tak penting bisa menjadi mainan menyenangkan. Mulai dari pelepah pohon pisang yang dibuat senapan untuk saling menembak dalam peperangan imajinasi. Atau balap mobil dari bambu dengan roda yang kita buat sendiri dari sandal jepit dari tong sampah dekat rumah. Atau berlomba-lomba menemukan jangkrik di lubang-lubang ladang tetangga. Permainan kecil musiman yang tak ada habisnya.

Dan aku pernah merasakan menjadi bagian dari foto di atas. Kami rela membantu mengangkat tanah atau batu untuk membangun rumah. Sebuah kerja yang nantinya akan dibayar dengan tawa puas menaiki gerobak.

Dan disinilah aku sekarang. H-101 menuju usia yang tak lagi bisa disebut teenage kalo kata orang bule. Aku yang terlalu terikat kemajuan dunia online. Terikat oleh teman-teman cerita yang hanya bisa memberikan tanggapan sunyi. Dan disinilah aku, terikat oleh rasa malu dan takut dianggap kampung. Ha! Aku menertawai diriku sendiri. Aku kini seperti pemuda-pemuda lain, yang penuh status ini itu untuk bertahan di sebuah lingkungan.

Aku tak mengerti. Apakah aku telah lupa bahagianya bermain tanpa terikat status atau cemooh teman lain? Hmm, tidak. Dulu teman-temanku juga tak malu bermain apapun. Mungkin ini harga yang harus dibayar untuk menjadi dewasa. Sebuah image yang harus dijaga. Pft!

Dan aku sedih melihat anak-anak sekarang. Satu per satu permainan saat aku kecil menghilang. Menghilang oleh tawaran teknologi yang lebih canggih. Dan tergilas oleh efek image sinetron di TV. Satu per satu, mereka terpaksa menukarkan kewajaran anak-anak mereka dengan harga image yang dibuat oleh para orang dewasa.