Tags

Okeh, gue bukan mau berfilosofi tentang kopi atau pun mereview tentang bukunya Dee yang berjudul Filosofi Kopi (belum baca malah. hehehe). Cuma mau berbagi tentang guilty pleasure yang satu ini. Kenapa gue bilang kalo kopi tuh guilty pleasure? Karena oh karena emang kopi tuh nikmat tapi salah diminum buat gue.

Presentation can be an integral part of coffeehouse service, as illustrated by the common fern design layered into this latte.

KOPI. Siapa sih yang ga suka kopi? Eh, bukan. Well, mungkin selalu ada alasan buat ga suka kopi. Tapi sayang banget kalo ga suka kopi, menurut gue. Hmm, gue juga bukan pecinta kopi yang menikmati kopi dalam setiap tegukannya (beuhh). Bahkan gue ga tau cara minum kopi yang OK tuh gemana. Hehehe. Cuma seru aja nyobain olahan kopi yang berbagai macam rasa dan nama yang unik. Latte, Cappuccino, Macchiato, dan nama2 unik lainnya yang entah apa artinya.

Gue jadi suka minum kopi saat gue SMA dan nyobain kopi sachet Good Day. Well, jujur sebenernya gue beli itu gara-gara liat bungkusnya yang berbagai macam. Karena dasarnya gue suka nyobain hal-hal yang set-set-an, jadi gue beli tuh berbagai macam sachetnya. Mocacinno, Vanilla Latté, The Original, Chococinno, Carribean Nut,  dan Coolin’ Coffee (ini hasil googling). Well, mungkin orang-orang ekspert di bidang perkopian (??) agak ragu itu kopi beneran ato bukan. Tapi sebodo lah ya. Yang pasti gara-gara Good Day itu gue jadi sering minum kopi.

Nahh, masalahnya adalah setelah minum kopi itu keadaan badan gue jadi aneh. Ga enak aja. Tangan agak gemeter, kadang deg-degan. Sebenernya ga se-ekstreme itu sih. Cuma ga enak aja ngerasainnya. Hehehe. Dan baru googling efek kafein (karena ga mau nemu yang serem-serem, jadi nyarinya yang agak netral dan sekali ketemu ga buka yang lain. hahha #lemah). Hmm, jadi begini (diambil bagian yang kira2 aman)

Caffeine is a naturally occurring stimulant found in the leaves, seeds, or fruit of over sixty plants around the world.

Caffeine is best known for its stimulant, or “wake-up,” effect. Once a person consumes caffeine, it is readily absorbed by the body and carried around in the bloodstream, where its level peaks about one hour after consumption. Caffeine mildly stimulates the nervous and cardiovascular systems. It affects the brain and results in elevated mood, decreased fatigue , and increased attentiveness, so a person can think more clearly and work harder. It also increases the heart rate, blood flow, respiratory rate, and metabolic rate for several hours. When taken before bedtime, caffeine can interfere with getting to sleep or staying asleep. (http://www.faqs.org/nutrition/Ca-De/Caffeine.html)

.

Jadi sebenernya wajar lah ya. Sebenernya di bawahnya gue liat ada depression di bold. Tapi yaudah lah yaa. Hahaha.

Intinya gue cuma mau bilang gue suka kopi walaupun bikin ga enak mood. Tapi bisa diatasi lah ya. Susah menahan godaan buat ga minum kopi. Apalagi udah kenal yang namanya Starbucks. Ckckck. Selain itu belom nyobain Kopi Luwak khas Indonesia. Masa orang Indonesia sendiri belom nyobain (walaupun agak yuck kalo mikirin prosesnya. :P)

P.S. : Jangan minum kopi kalo mau belajar atau ada ujian besoknya!!