Tags

, , , , , ,

I present you the best lecturer in ITB so far. Beliau adalah Prof. Dr. Andrianto Handojo. Dan saat googling sambil menulis post ini, ternyata banyak bener hal menarik tentang beliau. Coba aja. Gue sekarang ambil kuliah Laser dan Serat Optik.

sayang ga jelas fotonya. googling aja buat lebih jelasnya

Kenapa gue bilang beliau dosen terbaik sampai saat ini? Walaupun sekarang beliau mengandalkan slide buat kuliahnya, tapi runtut pisan. Jadi tetep bisa diikutin.  Selain itu, dia suka bawa barang-barang peraga yang bikin kuliah makin menarik. Mulai dari stereogram yang kita disuruh ngelamun buat bisa ngeliatnya (dan sampai saat ini gue belum berhasil lah. suram); hologram mulai dari yang satu gelombang, hologram pelangi di cover National Geographic, sampai hologram volume.

Dan dia suka bikin analogi-analogi aneh buat ngingetin. Atau kadang-kadang ngelakuin hal yang ga terduga. Misalnya hari ini. Beliau nyuruh salah satu orang buat ngerokok di depan kelas. Ini dilakuin cuma buat nunjukkin berkas laser tuh tetep kecil dan lurus.

could you spot the red line? that is the Laser beam. and he was smoking in front of class for making that happened

Well, teknologi Laser dan Serat Optik emang bukan teknologi baru secanggih touch screen kan ya? Tapi karena menurut gue itu baru, jadi tetep aja menarik. Apalagi gue orangnya gampang kagum dan norak. Hahaha. Setidaknya menurut gue pengetahuan bagaimana Laser dan Serat Optik bekerja tuh sangat menarik. Contohnya adalah pertanyaan “Mengapa langit berwarna biru di siang hari?”. Jadi inget kalo jawaban pertanyaan ini tuh berkembang dari TK yang cuma menganggap warna langit emang biru, SD yang disebabkan adanya atmosfer, SMP-SMA yang mulai menyentuh pada penghamburan cahaya, sampai hari ini yang akhirnya gue tau itu disebabkan adanya teori Hamburan Reyleigh. Silakan tanya sama gue, gue bisa menjelaskannya sekarang. Sampai kenapa kalo senja dan fajar warnanya bisa merah. Hahaha. Sumpah, ini gue ngerasa norak parah baru tau. Yang penting sekarang gue tau B-) Hohoho

Oh, satu lagi. He could be hard about disciplinary. But he have so much silly jokes. LOL. Dan untuk ukuran profesor (yang cukup sedikit di jurusan gue), menurut gue dia tipe cool-nerd gitu. Maennya aja dulu sama dosen Etpro (yang sering disebut di post sebelumnya kayaknya). Seangkatan mereka ternyata.

Anyway, gue selalu suka kalo diajar beliau. Hahaha. Dan seharusnya sekarang gue belajar buat kuis mata kuliah ini besok. Mudah-mudahan ini bisa jadi nilai tambah ya pak (ya kalii. hahaha)