Tags

, ,

It’s getting real. And my confident is getting down. Ternyata saudara-saudara, mendapatkan tawaran topik belum berarti kelanjutan TA Anda aman.

Dulu waktu kecil dan baca topik TA bokap, gue sempet panik. Topik TA seolah-olah harus kita temukan sendiri dan gak boleh ada yang sama dengan orang lain. Jadi yang ada di pikiran gue, kalo gue kuliah nanti kehabisan topik gemana? Hehehe. Namanya juga anak kecil.

Hingga beberapa bulan lalu imajinasi gue berubah. Sebelum liburan bahkan gue mendapatkan topik yang cukup menjanjikan : Pemodelan CFD Rancangan Reaktor Fluidized Bed Combustion Menggunakan OpenFOAM. Wuih! Terdengar indah dan canggih sekali bukan kawan? Topik ini secara garis besar memodelkan reaktor yang akan menghasilkan pengolahan pembakaran biomass menjadi bahan bakar dengan heating value cukup tinggi, polusi kecil, dan lebih efisien.

Topik menjanjikan sudah di tangan. Timeline sudah dibuat. Literatur ada. Dan kemudian liburan.

Ternyata otak saya memang tidak bisa disetting menjadi ON saat liburan. Timeline berantakan. Begitu bertemu teman-teman satu lab, mulai panik sendiri. Dan kuliah perdana TA dimulai. Ada kelas 2 jam untuk Tugas Akhir ini. Kelas yang cukup baru diadakan di jurusan saya, untuk membantu mempercepat menyelesaikan TA katanya. Dan kepanikan saya mulai meningkat. Minggu ini formulir TA bertanda tangan dua pembimbing sudah harus masuk Tata Usaha. Proposal harus sudah dikumpulkan di pertemuan ke2 kelas TA.

Kedua tugas itu ternyata tidak mudah, boi. Sangat sulit malah. Dua orang dosen pembimbing belum tentu rimbanya. Topik pun mulai dipertanyakan kelayakannya. Iya. Kuliah perdana Tugas Akhir ini membuat kepercayaan diri saya terhadap topik TA yang akan saya kerjakan benar-benar menurun. Saat melihat perkembangan pengerjaan TA teman-teman saya yang lain di laboratorium lain lebih maju, topik TA (dan pembimbing) di laboratorium tetangga terlihat lebih hijau menarik. Sangat.

Dan saya malah nulis post ini. Well, gue menjanjikan akan memberikan laporan TA gue kan ya? Hehehe. Lagipula gak akan berkembang juga pekerjaan sebelum saya bertemu dan mengobrol dengan pembimbing. Pemilihan topik TA dan dosen pembimbing (serta pembuatan proposal) adalah hal yang membutuhkan energi sangat besar saudara-saudara.  So, doakan saya kawan. Bertahan atau berpindah, semoga semua adalah yang terbaik dan menghasilkan TA yang baik. Aamiin.