Tags

, , , , , ,

“Ia tidak dikenal namanya, namun kehormatannya berkumandang di segenap penjuru tanah air karena telah memberikan jiwanya demi kemerdekaan bangsa dan negara.”

Gue selalu berpikir gue nggak begitu suka sejarah karena repotnya menghafalkan tanggal-tanggal ini itu. Tapi saat berkunjung ke sini, jadi sadar Indonesia punya sejarah yang panjang dan kelam. Untuk mencapai namanya merdeka, banyak korban berguguran. Meeen, entah kenapa gue pengen nangis. Deretan makam rapi nan sederhana dengan sebuah nisan (bahkan ada yang tak bernama). Semuanya teratur dengan bentuk yang sama, nggak berlebihan, tapi makna-nya dalem.

Kebayang nggak sih kalo kita hidup di jaman perang? Bayangkan pegang senjata, sepenting cuma ingin berdiri dengan kaki sendiri. Sekarang perang di twitter aja udah bikin sana-sini repot.

Satu lagi yang kepikiran : gemana caranya buat dimakamin di sini ya? Apa yang bisa lo lakuin di jaman sekarang buat Indonesia. Banyak sih jawabannya. Tapi emang nggak diajarin di sekolahan : How to be buried in National Heroes Cemetery 101.

Dan lo bilang lo nangis ngeliat film Habiebie Ainun? Coba rasain ngeliat sebelah makam Ibu Ainun kosong satu petak dan dengan nomer yang di-skip satu.😦

View on Path